Viral Emak-Emak Pendukung MBG Ngaku Dibayar Rp100 Ribu dan Dapat Wajan, Warganet Heboh
Aksi demonstrasi yang mendukung kelanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kawasan Monas, Jakarta Pusat pada hari Senin (22/6/2026) menjadi sorotan publik setelah sejumlah peserta mengaku menerima uang saku Rp100 ribu dan sebuah wajan untuk mengikuti kegiatan tersebut. Pengakuan tersebut terekam dalam video yang kemudian viral di berbagai platform media sosial.

Sumber: YouTube/Tribun
Dalam video yang beredar, beberapa ibu rumah tangga yang mengikuti aksi dukungan terhadap MBG mengaku diajak ikut demonstrasi dan mendapatkan kompensasi berupa uang tunai Rp100 ribu. Selain itu, mereka juga menerima perlengkapan dapur berupa wajan baru yang dibagikan oleh penyelenggara aksi.
Salah seorang peserta bahkan menunjukkan wajan yang diterimanya sambil menjelaskan bahwa selain uang saku, peserta juga memperoleh makanan dan minuman selama kegiatan berlangsung. Wajan-wajan yang dibawa peserta aksi terlihat masih baru dan digunakan sebagai atribut demonstrasi dengan cara dipukul-pukul layaknya alat protes.
Aksi tersebut berlangsung di tengah meningkatnya polemik mengenai Program Makan Bergizi Gratis, yang merupakan program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah kelompok mahasiswa di berbagai daerah menggelar demonstrasi yang mengkritik pelaksanaan MBG, mulai dari persoalan anggaran hingga dugaan masalah tata kelola program.
Sebaliknya, kelompok pendukung MBG menyatakan program tersebut telah membuka lapangan pekerjaan melalui jaringan dapur dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai wilayah. Badan Gizi Nasional sendiri menargetkan perluasan cakupan penerima manfaat dan operasional dapur MBG sepanjang 2026.
Laporan yang beredar menyebut beberapa peserta mengaku tidak terlalu memahami substansi program MBG. Mereka mengaku tertarik mengikuti aksi karena adanya uang saku dan pemberian peralatan dapur. Pengakuan tersebut kemudian memicu perdebatan mengenai apakah demonstrasi itu murni aspirasi masyarakat atau merupakan aksi yang dimobilisasi oleh pihak tertentu.
Sebagian warganet mempertanyakan kredibilitas aksi tersebut dan menyindir bahwa dukungan terhadap suatu program pemerintah seharusnya lahir dari kesadaran, bukan karena imbalan. Sebagian lainnya menyoroti kondisi ekonomi masyarakat yang sangat buruk, sampai tawaran uang Rp100 ribu dan sebuah wajan cukup menarik bagi sebagian peserta untuk meluangkan waktu mengikuti kegiatan tersebut. Komentar-komentar bernada sindiran tersebut ramai ditemukan pada unggahan video yang viral di Instagram, Facebook, dan X.
Viralnya pengakuan emak-emak yang mengaku menerima uang Rp100 ribu dan wajan dalam aksi dukungan MBG menambah panjang daftar perdebatan publik mengenai program tersebut. Hingga kini, video tersebut masih terus beredar dan memancing berbagai tanggapan dari masyarakat.
Sumber: Tribun News